Skip to main content

Orang-orang Islam menghancurkan pura Hindu di Kasihan, Batul

Orang-orang Islam menghancurkan pura Hindu yang dibangun oleh beberapa KK orang asli jogja di Kasihan, Bantul Jogjakarta. Padahal pura itu dibangun diatas tanah mereka sendiri, dengan swadaya sendiri dan dijadikan tempat sembahyang beberapa keluarga di sekitar pura itu.

Di pantai Baron umat Hindu Jogja juga telah memiliki tanah sekitar 1 hektar, dan direncanakan akan dibangun pura, karena umat Hindu di jogja belum memiliki pura segara. tapi selalu di obrak-abrik oleh FPI karena alasan yang tidak jelas. mereka seperti preman. dasar anak-anak TK.

kenapa Islam menghalang-halangi orang lain beribadah ya?
main hakim sendiri lagi, kenapa tidak debat terbuka dengan para intelektualnya dulu?

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/fpi-menghancurkan-pura-hindu-di-jogjakarta-t1503/

Comments

Popular posts from this blog

Manembah marang Gusti Kang Akaryo Jagad

Manembah marang Gusti Kang Akaryo Jagad (Menyembang kepada Gusti (Tuhan) yang membuat Dunia seisinya) Masyarakat Kejawen memiliki cara panembah (menyembah Gusti Akaryo Jagad) bermacam-macam. Bagi masyarakat Kejawen, tidak ada ketentuan ataupun cara tertentu dalam melakukan Panembah marang Gusti Akaryo Jagad. Dalam melakukan Panembah, ada empat macam panembah yang ada. Hal itu bisa kita simak dari penggalan Kitab Wedhatama sebagai berikut: Samengko ingsun tutur, Sembah catur supaya lumuntur, Dhihin raga cipta jiwa rasa karsa, Ingkono lamun ketemu, Tandha nugrahaning Manon. (Sekarang aku jelaskan tentang empat macam sembah. Yaitu Sembah Raga, Sembah Cipta, Sembah Jiwa dan Sembah Rasa. Disitu akan ketemu, tanda rahmatnya GUSTI Akaryo JAgad,Gusti Ingkang Moho Kuwoso-dudu Rojo nanging gusti kang maringin urip lan Mati) Panembah adalah berasal dari kata Sembah yang berarti kita mempersembahkan sesuatu. Tetapi yang terjadi sekarang ini justru kita melakukan sembahyang.Sembahyang artinya meper...

PRIMBON JAWA LENGKAP

Sistim Penanggalan Jawa Sistim Penanggalan Jawa lebih lengkap dan komprehensif apabila dibandingkan dengan sistim penanggalan lainnya, lengkap dan komprehensifnya adalah suatu pembuktian bahwa ketelitian Jawa dalam mengamati kondisi dan pengaruh seluruh alam semesta terhadap planet bumi seisinya termasuk pengaruh kepada pranatan kehidupan manusia, dapat disampaikan antara lain adanya rumusan tata penanggalan jawa sebagai berikut : 1. Pancawara – Pasaran; Perhitungan hari dengan siklus 5 harian : 1. Kliwon/ Kasih 2. Legi / Manis 3. Pahing / Jenar 4. Pon / Palguna 5. Wage / Kresna/ Langking 2. Sadwara – Paringkelan, Perhitungan hari dengan siklus 6 harian 1. Tungle / Daun 2. Aryang / Manusia 3. Wurukung/ Hewan 4. Paningron / Mina/Ikan 5. Uwas / Peksi/Burung 6. Mawulu / Taru/Benih. 3. Saptawara – Padinan, Perhitungan hari dengan siklus 7 harian : 1. Minggu / Radite 2. Senen / Soma 3. Selasa / Anggara 4. Rebo / Budha 5. Kemis / Respati 6. Jemuwah / Sukra 7. Setu / Tumpak/Sa...

PURA HINDU DI BOYOLALI

Beberapa Pura umat Hindu di Kabupaten Boyolali, Bagi saudara –saudara umat sesama  silahkan kunjungi   PURA KABUPATEN BOYOLALI 1. PURA PUJA BUANA    Desa Tagung Gede, Kecamatan Musuk, Kab. Boyolali. Pura ini berada di lereng timur Gunung Merapi. Berbatasan dengan wilayah Kayumas (masuk Kecamatan Jatinom Kab. Klaten). 2. PURA STAYA DHARMA    Dk. Gedung Ds. Sangup, Kec. Musuk, Kab. Boyolali 3. PURA GIRI WANGI    Pura ini terletak di desa pandean Kec. Juwangi, Kab. Boyolali. Hp. 081329223023  4.  PURA EYANG WCQ   Pura ini berada di Dukuh kedung randu  RT 20/RW 05 Desa Kalimati, Kecamatan Juwangi  hubungi hp 087836411887 .  Pura ini bisa di tempuh dengan mengunakan angkot desa dari pura Giriwangi kurang lebih 15 menit 5. PURA DHARMA SAKTI    Dk. Banyu Urip Ds. Krobokan, Kec. Juwangi, Kab. Boyolali 6. PURA BHUANA SUCI SARASWATI    Ds. Ngaru ngaru Kec. Ban...